ADITIARAHARGIAN.COM

The Words of Life

Apa Itu Perusahaan Sekuritas Dalam Investasi Saham?

APA ITU PERUSAHAAN SEKURITAS
DALAM INVESTASI SAHAM?

Sudah tau apa itu saham? Bagi yang belum tau, bisa cek artikel sebelumnya melalui link pada gambar di bawah ini ya. Bagi yang sudah mengerti atau memahami definisi saham, selanjutnya pasti akan mengenal istilah perusahaan sekuritas, yang memiliki peran penting dalam investasi saham.

Apa Itu Saham?

Ya, kamu wajib tau apa itu perusahaan sekuritas dalam investasi saham, karena perusahaan sekuritas merupakan bagian yang tidak bisa dipisahkan dari yang namanya investasi saham karena jasanya sebagai perantara atau yang menjembatani transaksi saham antara kita dengan pasar modal (Bursa Efek).

Menurut laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perusahaan sekuritas adalah pihak yang telah mendapatkan izin dari OJK untuk melakukan kegiatan usaha sebagai perantara pedagang efek (Broker-Dealer).

Ketika kita ingin membeli saham sebuah perusahaan, kita terlebih dahulu harus memiliki akun atau Rekening Dana Investor (RDI) atau ada juga yang menyebutnya Rekening Dana Nasabah (RDN) di perusahaan sekuritas, lalu kita bisa melakukan transaksi atau membeli saham melalui perusahaan sekuritas yang kita pilih.

Apa Itu Perusahaan Sekuritas Dalam Investasi Saham

Sebagai perantara yang mempermudah kita untuk bisa membeli saham, tentunya perusahaan sekuritas menerapkan biaya layanan atau fee sebagai sumber pemasukan mereka yang besarannya berbeda-beda untuk setiap sekuritas. Fee yang dikenakan ke investor berlaku ketika membeli maupun menjual saham. Jika belum ada perubahan, fee beli berkisar antara 0,15% hingga 0,19% dari total transaksi, sedangkan fee jual berkisar antara 0.25% hingga 0,29% dari total transaksi.

Saat ini ada banyak perusahaan sekuritas yang sudah terdaftar di OJK. Beberapa diantaranya yang cukup ternama adalah Mirae Asset Sekuritas, BCA Sekuritas, MNC Sekuritas, Mandiri Sekuritas, BNI Sekuritas, dan masih banyak lagi perusahaan sekuritas yang bisa kamu pilih.

Selain itu, ada Ajaib Sekuritas yang baru-baru ini mengukuhkan diri sebagai Unicorn Fintech pertama di asia dan telah merayakan 1 juta investor (penggunanya). Ajaib Sekuritas mampu menarik minat investor baru untuk memilih platformnya sebagai wadah berinvestasi yang kekinian dan mudah namun tetap aman dan sesuai standart dan regulasi dari lembaga pengawas berwenang.

Bingung memilih sekuritas?

Tidak usah bingung ketika kamu memilih sekuritas, pada dasarnya semua sekuritas memiliki fungsi yang sama. Yang membedakan hanya syarat mendaftar, minimal deposit, dan fee transaksinya, yang bisa disesuaikan dengan kondisi kamu. Yang terpenting, sekuritas yang kamu pilih sudah terdaftar di OJK. Untuk melihat daftar perusahaan sekuritas yang telah terdaftar di OJK bisa kamu cek di laman OJK berikut ini (pilih data dengan tanggal yang terbaru).

DATA PERUSAHAAN EFEK (OJK)

Namun jika kamu masih belum ada gambaran dalam memilih sekuritas, kamu bisa memilih sekuritas yang paling cocok untuk pemula seperti Ajaib Sekuritas, salah satu sekuritas berbasis digital yang saat ini banyak diminati investor ritel (pemula) dengan proses administrasi RDN yang full online dan mudah, cukup dari aplikasi (Android/iOS). Didukung dengan interface yang kekinian namun tetap sederhana dan simpel untuk digunakan, sehingga investor baru tidak akan kesulitan ketika menjalankan kegiatan investasinya.

Jika nantinya kamu ingin membuka RDN di sekuritas lainnya, tidak masalah, karena seseorang bisa saja menggunakan lebih dari satu perusahaan sekuritas, saya sendiri selain menggunakan Mandiri Sekuritas, saat ini juga memiliki RDN di Ajaib Sekuritas dan keduanya aktif untuk berinvestasi saham.

Kesimpulannya, dengan kalimat sederhana, Perusahaan Sekuritas merupakan perantara yang menjembatani transaksi jual beli saham antara investor dengan pasar modal. Ya, harus lewat sekuritas, tanpa sekuritas kamu tidak akan bisa bertransaksi jual beli saham, jadi pastikan kamu sudah memiliki RDN di Perusahaan Sekuritas ketika ingin berinvestasi saham ya. Yuk tentuin sekarang juga sekuritas pilihanmu!

Saham Gratis Ajaib Sekuritas

Apa Itu Saham? Yuk Belajar Investasi Saham!

APA ITU SAHAM?
YUK BELAJAR INVESTASI SAHAM

Apa Itu Saham

Yuk, sedikit demi sedikit kita mengenal apa itu saham. Belajar bareng-bareng ya, sederhananya, saham merupakan surat berharga yang menjadi bukti kepemilikan atas suatu perusahaan, atau istilah lainnya bukti penyertaan modal di suatu perusahaan.

Menurut Bursa Efek Indonesia, “saham didefinisikan sebagi tanda penyertaan modal seseorang atau pihak (badan usaha) dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Dengan menyertakan modal tersebut, maka pihak tersebut memiliki klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas asset perusahaan, dan berhak hadir dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)”.

Orang atau pihak yang membeli atau menanamkan saham disebut dengan Investor atau pemodal. Meskipun mungkin hanya memiliki 1% dari jumlah saham yang diterbitkan oleh perusahaan, investor tetap dianggap sebagai pemilik perusahaan dan berhak atas aset perusahaan sesuai jumlah saham yang dimilikinya.

Pemodal atau Investor berhak menerima Dividen (keuntungan perusahaan) atas sejumlah saham yang telah mereka miliki. Pembagian dividen tergantung dari keuntungan perusahaan, dimana perusahaan bisa saja menahan pembagian dividen untuk alasan tertentu, bahkan tidak membagikan Dividen jika ternyata perusahaan mencatatkan kerugian.

Kita, sebagai masyarakat umum bisa membeli saham melalui Bursa Efek, yang dijembatani oleh perusahaan sekuritas untuk proses transaksinya. Untuk jumlah minimal saham yang bisa kita beli adalah 1 lot (1 lot = 100 lembar saham), jika kita membeli 100 lot saham perusahaan A, artinya kita memiliki  10000 lembar saham perusahaan tersebut.

Saham Gratis Ajaib Sekuritas

Saham merupakan instrumen investasi yang cukup digemari banyak orang, meskipun memiliki resiko yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan instrumen lain seperti obligasi, deposito, ataupun emas. Namun karena resikonya yang tinggi, artinya berlaku juga sebaliknya, saham juga bisa memberikan keuntungan yang tinggi, baik itu dari Dividen (pembagian keuntungan perusahaan) maupun Capital Gain (Keuntungan dari kenaikan harga saham).

Saham beresiko tinggi? Betul, saham merupakan instrumen investasi yang tentunya memiliki resiko, dan resikonya bisa dibilang tinggi. Konsep kerugiannya adalah, ketika kita membeli saham perusahaan tertentu, yang kemudian harganya terus menurun, dan bahkan menurun tajam dan jauh dari harga beli kita (pada dasarnya, harga saham tidak akan turun hingga di bawah harga Rp 50,- per lembar), mau tidak mau, suka tidak suka kita harus menjual rugi saham kita jika kita tidak yakin dengan fundamental perusahaan, atau menahan untuk jangka waktu yang sangat lama jika kita yakin harga saham akan membaik karena kita yakin fundamental perusahaan bagus dan berpotensi untuk membaik. Itulah pentingnya kita mempelajari analisis fundamental sebelum memutuskan untuk terjun di dunia investasi saham.

Selain analisis fundamental, kita juga wajib menguasai teknikal, manajemen keuangan, serta psikologi dalam berinvestasi. Jika kita menguasai poin-poin penting tersebut, maka akan meminimalisir resiko kerugian, dan bukan tidak mungkin investasi kita justru mendatangkan return atau keuntungan yang besar.

Lalu bagaimana cara membeli saham? Membeli saham saat ini juga sudah sangat mudah, siapapun bisa melakukan yang namanya jual beli saham, bahkan bisa melalui smartphone saja seperti kita berbelanja online. Seperti apa caranya bisa Anda baca di artikel berikut ini.

CARA MUDAH MEMBELI SAHAM

©️aditiarahargian.com

DILARANG KERAS MENYALIN KONTEN TANPA IZIN!

Open chat
Ada yang ingin ditanyakan?