ADITIARAHARGIAN.COM

The Words of Life

IG Buddies Atau Saling Interaksi di Instagram

Hai, apa kabar kamu hari ini ? Saya doakan di tahun yang baru ini kamu sehat selalu dan rejeki bertambah terus ya. Amin.

Ngomong-ngomong, apakah kamu pernah membangun sebuah akun instagram dan ketika itu kamu mengajak banyak orang untuk saling berinteraksi secara bergantian? Hal tersebut lebih kenal dengan Instagram Pods / IG Buddies.

Tujuannya apa?

Tentunya agar bisa mendongkrak Engagement Postingan kita. Karena kita tau sendiri bukan, Engagement menjadi tolak ukur yang sangat penting sekarang bagi Instagram. Saya pribadi dulu sempet berpikiran untuk melakukan ini.

Setelah membaca data dari Agora Pulse dimana ketika kamu melakukkan IG Buddies, interaksi kamu meningkat tajam. Namun ketika kamu berhenti melakukannya, interaksi kamu turun drastis. Apalagi, kamu tidak akan bisa mengidentifikasi kan? Manakah konten yang benar-benar disukai oleh audiens?

Dan ini mengakibatkan ketergantungan di akun instagram kamu nantinya. Jadi saran saya nih, lebih baik kamu membangun instagram kamu secara benar dan tidak menggunakkan metode tersebut. Bagaimanapun, instagram yang berkembang secara organik tetap lebih baik, meski tidak mudah memang untuk mengembangkan instagram secara organik, namun ketika kamu bisa melakukan itu, akan sangat menguntungkan kamu.

Misalkan kamu mau belajar cara mengembangkan instagram scara organik dan benar, kamu bisa mengikuti kelas-kelas instagram organik yang banyak dibuka oleh para pakar instagram, salah satunya seperti Niko Julius, dengan materinya yang padat dan jelas, serta mudah untuk dipahami, kamu bisa mengenal dan memahami strategi-strategi penting dalam mengembangkan instagram secara organik.

Kelas Instagram Organik

Ketika Kamu Terlanjur Beli Followers Instagram

Kamu ingin mengembangkan instagram kamu? Tapi kamu pernah atau terlanjur beli followers?

Ketika kita membeli followers, memang terasa menyenangkan sekali ya, kita tidak perlu susah-susah buat konten tapi followersnya banyak.

“Saya sudah terlanjur beli followers. Konten saya baru 30, tapi followers sudah 50K setelah beli, gimana ya? Apa saya lanjut saja?”

Nah, ketika kamu ingin memulai untuk mengembangkan instagram secara organik, tidak masalah sih, lanjutkan saja dengan followers kamu sekarang. Nantinya, instagram sendiri yang akan bersih bersih followersnya. Namun dengan catatan, untuk di awal memang butuh konsisten posting selama 1-3 bulan dengan konten yang high value, dan sering-sering untuk networking ke banyak orang.

Apalagi, karena beli followers pasti engagement akan drop parah dan sulit untuk mendapatkan interaksi, tentunya itu disebabkan karena followersnya palsu, betul kan? Ingat, followers beli adalah followers yang datang “bukan karena mereka menyukai konten kita.”

Namun jika kamu ingin membuat akun baru yang benar-benar followersnya nol juga boleh-boleh saja kok, kembali ke masing-masing saja. Intinya tetap, kamu harus konsisten posting terlebih dahulu, dari postingan itu nantinya kamu bisa mengumpulkan data untuk kamu analisa.

Kelas Instagram Organik

Rahasia Konten Instagram Yang Disukai Audiens

Sadarkah kamu, jika membuat konten di instagram itu tidak bisa sembarang loh. Khususnya buat kamu yang serius ingin mengembangkan instagram.

Nah, apakah kamu sendiri pernah bertanya-tanya? Konten apa seperti apa sih yang kira-kira bakal disukai audiens?

Masalah seperti ini bukan masalah yang di alami oleh kamu saja kok, tapi banyak orang yang ingin membuat konten di instagram juga mengalaminya, terutama bagi mereka yang baru memulai untuk mengembangkan instagram.

Salah satu tips yang bisa kamu terapkan adalah, dengan membaca data insight postingan kamu. Di data insight, kamu akan melihat mana konten yang menghasilkan Follow / Engagement paling tinggi. Kenapa melihat berdasarkan Engagement? Engagement sendiri kita dapatkan dari berapa unsur berikut :

Like + Komen + Share + Save 

Artinya kita bisa melihat seberapa suka audiens dengan konten-konten kita dari jumlah like, komen, share, maupun save. Baru dari sanalah kamu bisa membuat konten-konten yang serupa dengan konten yang memiliki engagement tertinggi.

Dari analisa saya, Follow / Engagement paling tinggi adalah konten-konten yang bisa langsung praktekkan dan contek oleh audiens, atau konten yang berisi hal-hal baru, dengan Headline bernuansa Curiosity / membuat orang penasaran.

Setelah kamu tau manakah konten kamu yang paling bagus Engagementnya, maka sebaiknya buatlah konten-konten dengan tipe seperti itu secara konsisten dan kamu cek kembali data insightnya secara berkala.

Terlihat sederhana dan simpel ya, tapi pada praktiknya kadang tidak berjalan mulus meskipun kita sudah mencoba membuat konten serupa dengan konten yang memiliki engagement paling tinggi, namun tetap saja tergantung dari banyak faktor yang mempengaruhi dan tentunya harus kamu pelajari. Setidaknya, akan sedikit lebih baik jika kita melihat data insight kita sebagai acuan untuk membuat atau memperbaiki konten instagram kamu.

Semoga bermanfaat dan semoga kamu dapat banyak insight ya. Semangat.

Kelas Instagram Organik

Open chat
Ada yang ingin ditanyakan?