ADITIARAHARGIAN.COM

The Words of Life

Penting! 3 Jenis Akun Instagram Yang Wajib Kamu Tahu

Apakah kamu memiliki rencana untuk mengembangkan akun instagram kamu? Atau justru kamu belum mulai sama sekali karena tidak tau dan  bingung ingin membuat instagram seperti apa dan untuk tujuan apa?

Mungkin tulisan ini akan sedikit membantu kamu dalam memulai mengembangkan instagram.

Sebelum kamu membuat akun instagram, kamu wajib tahu dulu tujuan akun instagram kamu itu untuk apa, logikanya seperti itu kan? Jika kamu membuat akun instagram semata-mata hanya untuk berinteraksi engan teman atau kerabat, murni sebagai sosial media, mungkin kamu skip saja artikel ini dan buatlah akun instagram kamu seperti biasa.

Tapi jika kamu berencana mengembangkan instagram kamu lebih ke arah instagram bisnis, maka kamu wajib ketahui terlebih dahulu hal berikut ini.

Nah, jadi, ada 3 jenis akun instagram yang wajib kamu tau, yaitu :

1. Akun Personal Brand.

Akun personal brand merupakan akun yang menggunakan foto personal kita sendiri yang mendominasi isi kontennya, seperti contoh nya: bynikojulius, attahalilintar, dennysantoso dll. Personal branding saat ini menjadi sangat penting, apalagi di era informasi seperti saat ini. Saran saya, kamu juga harus memulai membangun personal branding kamu di instagram ya.

2. Akun Jualan / Olshop.

Akun jualan atau olshop merupakan akun yang isinya memang jualan semua, di feednya tentunya, meskipun kadang diselingi dengan konten-konten edukatif, entertain, informatif dan inspiratif, tetap saja akun ini dikategorikan sebagai akun jualan, atau bisa disebut sebagai akun katalog, contoh nya : Vanillahijab, bumbee_collection, dll.

Berbicara mengenai akun jualan, hampir mayoritas akun di instagram itu akun jualan.. Tidak masalah kok, sah sah aja kalau kamu juga mau jualan di instagram.

3. Akun Publik / Akun bisnis brand.

Ada sedikit perbedaan antara akun publik dengan akun bisnis brand. Akun publik adalah akun “reposter” dimana mungkin saja konten-kontennya berisi konten yang edukatif, entertain, inspiratif dan informatif. Namun semuanya adalah “repost” dari konten orang lain. Sedangkan untuk akun bisnis brand adalah akun yang membuat konten sendiri, tidak repost.

Contoh akun publik : whichis.sebenarnya, makanan.enak.banget

Contoh akun bisnis brand : sekolahpebisnis, catatanentrepreneur

Sekarang kamu sudah punya gambaran besarnya kan? Instagram seperti apa yang akan kamu buat? Sebenarnya semuanya bagus, masing-masing akun bisa kamu kembangkan secara organik. Namun, untuk akun online shop / akun jualan, perlu di pertimbangkan untuk punya traffic dari luar, karena akun olshop sejauh ini rendah interaksi.

Nah, Jika kamu mau mengembangkan instagram kamu secara organik, kamu bisa mendaftar di kelas Instagram organik juga loh, melalui link di bawah ini ya, semoga bermanfaat buat kamu.

Kelas Instagram Organik

Tidak Punya Bisnis, Butuh Personal Branding?

Akhir-akhir ini di instagram sedang ramai-ramainya istilah personal branding. Apakah kamu memperhatikannya juga? Yap, saat ini banyak konten-konten kreator baru bermunculan dengan tujuan salah satunya adalah untuk membentuk personal branding.

Mungkin sekarang kamu bertanya-tanya, “Saya kan tidak punya bisnis, apakah penting personal branding?”

Menurut salah satu praktisi instagram, Niko Julius ini sangat penting, mengapa kamu juga wajib memulai personal branding?

Karena, membangun personal branding itu butuh waktu yang tidak sebentar, tidak mingguan sampai bulanan saja. Bahkan untuk personal branding yang kuat bisa membutuhkan waktu tahunan.

Bayangkan juga jika kamu sudah memiliki personal branding, kamu sudah punya followersdan fans, yang artinya kamu sudah memiliki traffic yang sudah siap kamu jualin.

Bukankah itu akan menjadi lebih baik jika kamu nantinya berjualan atau menawarkan produk tetapi kamu tidak perlu mencari orang lagi untuk menjadi prospek penjualan?

Kamu juga tidak perlu lagi bingung untuk mencari apa yang ingin kamu jual, cukup melihat saja apa yang mereka butuhkan? Apa yang followers/fans kamu butuhkan? Secara tidak langsung, ini menjadi bisnis baru buat kamu bukan? Tanpa kamu harus mempunyai produk atau bisnis tertentu.

Justru karena kamu tidak mempunyai bisnis, kamu wajib membangun personal branding. Siapa tau karena kamu membangun personal branding, justru banyak bisnis baru yang akan datang ke kamu. Amin. Sangat menarik bukan?

Mulailah membangun personal branding kamu. Kamu bisa membangun personal branding kamu lewat social engine seperti youtube, hingga social media seperti instagram. Membuat konten di instagram tentunya lebih mudah ketimbang membuat video untuk konten youtube yang tentunya butuh keahlian videografi, editing dan lainnya yang memakan waktu lama. Bertahap saja, setelah kamu mampu membangun personal branding di instagram, kamu bisa membangun lagi di level yang lebih tinggi seperti youtube.

Untuk mempelajari bagaimana membangun personal branding kamu bisa mengikuti e-course pengembangan instagram atau Kelas Instagram Organik, salah satunya dari pakar instagram seperti Niko Julius, yang materinya padat dan mudah untuk dipahami.

Selamat membangun personal branding kamu ya, semoga informasi ini bermanfaat buat kamu.

Kelas Instagram Organik

Pentingnya Membangun Aset Bisnis Dari Media Sosial

Taukah kamu, banyak orang sukses mengatakan bahwa “jika ingin sukses, harus membangun aset” Pernahkah kamu mendengar juga? Saya sendiri setuju banget sih. Karena tidak selamanya kita bisa bekerja terus menerus kan?

Semakin hari kita semakin bertambah usia, seharusnya kita sudah harus mulai berpikir “bagaimana kita mampu menghasilkan yang sebanyak-banyaknya ketika kita masih bisa bekerja dan mempunyai aset pegangan meskipun kita sudah tidak bekerja lagi”

Nah, salah satu aset yang sangat di cari orang-orang jaman sekarang adalah “attention/perhatian”. Atau yang bisa saya katakan sebagai Database (yang bisa kita dapatkan dari Followers/Subscriber). Ya kita bisa membangun aset kita, memanfaatkan keberadaan media sosial seperti instagram.

Bayangkan jika kamu bisa mengembangkan instagram dan punya banyak followers, maka :

  • Kamu bisa menghasilkan dari Paid Promote.
  • Kamu bisa terima Endorse.
  • Kamu bisa jual barang / jasa kamu sendiri.
  • Kamu bisa jualin barang orang lain (Affiliate, Reseller, Dropship)
  • Kamu bisa menjadi Brand Ambassador.
  • Dan masih banyak hal lain yang bisa kamu lakukan.

Intinya, jika melihat begitu besarnya potensi media sosial saat ini, followers merupakan aset yang sangat berharga, yang punya potensi besar untuk kamu bisa mengembangkan bisnis melalui media sosial.

Namun, jika kamu memang benar-benar ingin menghasilkan dari platform media sosial dan mendapatkan semua itu, tentunya kamu butuh melangkah dan mulai mengembangkan media sosial kamu, khususnya instagram.

Pada dasarnya kita harus tau dulu, potensi jika kita mempunyai aset bisnis dari media sosial seperti di atas. Selanjutnya, kamu bisa menentukan sendiri, apakah kamu ingin segera membangun aset kamu atau tidak. Jika kamu memutuskan untuk memulainya, komitmen sangat dibutuhkan, yang akan menentukan keberhasilan kamu.

Pentingnya Membangun Aset Bisnis Dari Media Sosial

Open chat
Ada yang ingin ditanyakan?