ADITIARAHARGIAN.COM

The Words of Life

Hal Yang Harus Dilakukan Akun Instagram Baru

Ketika kamu memutuskan untuk mengembangkan instagram dan ingin membuat akun instagram baru, mungkin kamu berpikir dan bingung. Mau bikin akun baru di instagram, mulainya gimana ya?

Kelas Instagram Organik

Apa saja sih yang harus saya fokuskan dan saya optimasi di awal? Sebenarnya untuk akun baru di instagram, yang perlu kamu fokuskan adalah :

1. Fokus mendapatkan Impresi dari Hashtag

Dalam arti, kamu research hashtag. Perhatikan juga DAPC nya (kamu bisa check menggunakan flick.tech), kalau masi manual tanpa tools perhatikan postmadenya. Saran saya, mulai coba gunakan di bawah 50k postmade untuk akun baru.

Testing group hashtag tersebut dengan mulai posting di Instagram. Berapapun impresi yang di hasilkan dari group hashtag itu, bisa di katakan bagus kok. Kalau memang tidak menghasilkan impressi, coba kamu ganti saja.

2. Mulai interaksi dan gunakan strategi 502 di Instagram

Kenapa 502 ini sangat penting untuk akun baru? Karena belum ada yang kenal sama kamu di Instagram bukan? Maka dari itu kenalan dulu dengan banyak orang. Sebenarnya, “cara menjadi besar di sosial media adalah menjadi sosial” Jadi jangan sampai kamu lupakan itu ya.

3. Testing posting konsisten selama 30 hari

Untuk membangun sebuah kebiasaan, saya sarankan kamu konsisten posting selama 30 hari. Dengan konsisten posting 30 hari, kamu bisa tau, mana konten yang paling di sukai Audiens. Setelah kamu tau hal tersebut, kamu buat saja konten-konten dengan “Angle” yang seperti itu lagi.

Nah, jadi jangan bingung lagi ya tentang apa yang harus di fokuskan di akun instagram baru. Oya, kamu juga bisa belajar lebih lengkap tentang materi ini, termasuk strategi 502, dan banyak strategi-strategi lain yang tidak kalah penting di Kelas Instagram Organik melalui link di bawah ini ya, semoga bermanfaat.

Kelas Instagram Organik

Jangan Ganti Username Akun Instagram Kamu

Apakah kamu pernah mengganti username kamu di instagram? Jika belum pernah, sebaiknya jangan ya, (kalau memang tidak perlu-perlu banget).

“Memangnya kenapa kok tidak boleh mengganti username?” mungkin kamu bingung kan tentang ini? Sebenarnya bukan tidak boleh, kita boleh kok mengganti username instagram kita, namun sebaiknya jangan jika memang tidak diperlukan atau tidak mendesak, karena mengganti username di instagram ada konsekuensinya loh.

Beberapa konsekuensinya adalah kamu tidak bisa merubah username lagi selama 14 hari, dan yang lebih buruk, mengganti username membuat kamu juga akan mendapatkan penurunan jangkauan di akun instagram kamu, sayang sekali bukan?

Terlebih lagi, ketika kamu mengganti username kamu potensi unfollow yang terjadi di akun instagram kamu akan meningkat. Kok bisa? Tentunya karena ketika followers kamu melihat postingan kamu dengan username yang berbeda, mungkin mereka akan merasa tidak follow akun kamu bukan? Alhasil mereka bisa saja unfollow kamu.

Soal unfollow ini memang masuk akal juga sih, karena bagi saya pribadi, ketika melihat username yang asing di timeline, pasti saya juga akan unfollow karena saya merasa tidak mengenal username itu. Jadi, memang kalau kita pikir-pikir, mengubah username cukup beresiko juga.

Nah, alangkah baiknya, kamu berpikir ulang dahulu jika ingin merubah username instagram kamu ya. Usahakan ketika kamu baru akan membuat akun instagram, pakailah username yang benar-benar cocok buat kamu, agar kedepannya kita tidak berpikir untuk mengganti username, apalagi buat kamu yang ingin serius mengembangkan instagram secara organik.

Semoga bermanfaat ya.

Kelas Instagram Organik

3 Tipe Instagram Yang Wajib Kamu Tahu

Apakah kamu sedang memulai untuk mengembangkan instagram? Atau justru kamu belum mulai karena gatau atau bingung ingin membuat instagram seperti apa?

Mungkin tulisan ini akan sedikit membantu kamu dalam memulai mengembangkan instagram.

Sebelum kamu membuat akun instagram, kamu wajib tahu dulu tujuan akun instagram kamu itu untuk apa, logikanya seperti itu kan?

Jadi, ada 3 jenis akun instagram yang wajib kamu tau, yaitu :

1. Akun Personal Brand.

Akun personal brand merupakan akun yang menggunakan foto personal kita sendiri yang mendominasi isi kontennya, seperti contoh nya: bynikojulius, attahalilintar, dennysantoso dll. Personal branding saat ini menjadi sangat penting, apalagi di era informasi seperti saat ini. Saran saya, kamu juga harus memulai membangun personal branding kamu di instagram ya.

2. Akun Jualan / Olshop.

Akun jualan atau olshop merupakan akun yang isinya memang jualan semua, di feednya tentunya, meskipun kadang diselingi dengan konten-konten edukatif, entertain, informatif dan inspiratif, tetap saja akun ini dikategorikan sebagai akun jualan, atau bisa disebut sebagai akun katalog, contoh nya : Vanillahijab, bumbee_collection, dll.

Berbicara mengenai akun jualan, hampir mayoritas akun di instagram itu akun jualan.. Tidak masalah kok, sah sah aja kalau kamu juga mau jualan di instagram.

3. Akun Publik / Akun bisnis brand.

Ada sedikit perbedaan antara akun publik dengan akun bisnis brand. Akun publik adalah akun “reposter” dimana mungkin saja konten-kontennya berisi konten yang edukatif, entertain, inspiratif dan informatif. Namun semuanya adalah “repost” dari konten orang lain. Sedangkan untuk akun bisnis brand adalah akun yang membuat konten sendiri, tidak repost.

Contoh akun publik : whichis.sebenarnya, makanan.enak.banget

Contoh akun bisnis brand : sekolahpebisnis, catatanentrepreneur

Sekarang kamu sudah punya gambaran besarnya kan? Instagram seperti apa yang akan kamu buat? Sebenarnya semuanya bagus, masing-masing akun bisa kamu kembangkan secara organik. Namun, untuk akun online shop / akun jualan, perlu di pertimbangkan untuk punya traffic dari luar, karena akun olshop sejauh ini rendah interaksi.

Nah, Jika kamu mau mengembangkan instagram kamu secara organik, kamu bisa mendaftar di kelas Instagram organik juga loh, melalui link di bawah ini ya, semoga bermanfaat buat kamu.

Kelas Instagram Organik

Open chat
Ada yang ingin ditanyakan?