ADITIARAHARGIAN.COM

The Words of Life

Konten Instagram Sudah Bagus, Tapi Engagement Rate Rendah?

Konten instagram sudah bagus tapi engagement masih rendah, apakah kamu pernah mengalaminya?

Sudah bersusah payah mendesain konten, editnya lama, mencari ide dan menyusun kata yang tentunya tidak mudah, bahkan sampai membayar jasa desain dan ide konten, tapi Interaksi atau Engagement Rate (ER) nya tetap saja rendah.

Buat kamu yang belum tau ER, ER adalah Engagement rate ya, yaitu banyak interaksi yang terjadi di postingan instagram kamu. Untuk cara menghitung ER yaitu :

Like + Komen + Share + Save : Reach x 100.

Terus apa yang salah ya, ketika ER kita rendah?

Kenapa bisa Interaksi / ER nya rendah?

Sebenarnya yang dinamakan bagus itu subjektif, betul kan? Apa yang menurut kita itu bagus, belum tentu menurut orang lain atau audiens kita merasakan bagus juga.

Yang paling penting sebenarnya, apakah konten kamu itu bermanfaat buat banyak orang atau audiens?

Sebab, soal desain konten hanyalah bumbu saja atau optimasi, yang terpenting tetap di isi kontennya.

Apakah konten kamu mampu membantu mereka untuk dalam mencapai tujuan atau memenuhi kebutuhan mereka? Jika kamu membuat konten yang bermanfaat, potensi untuk mendapatkan interaksi juga semakin bagus kok.

Jadi mulai sekarang jangan salah fokus lagi ya. Desain itu hanya bumbu saja, memang bumbu juga penting, tapi tetap isi di dalamnya juga tidak kalah penting, kita tetap harus memprioritaskan isi konten terlebih dahulu, baru kemudian kita bumbui dengan desain konten yang keren.

Oya, jika kamu mebutuhkan pembelajaran lebih lanjut mengenai pengembangan instagram secara organik, kamu bisa belajar di kelas instagram organiki by Niko Julius melalui link di bawah ini. Materi yang diberikan bagus banget dan rekomended buat kamu yang ingin mengembangkan instagram secara organik.

Kelas Instgram Organik Niko Julius

Semoga bermanfaat.

Rahasia Konten Instagram Yang Disukai Audiens

Sadarkah kamu, jika membuat konten di instagram itu tidak bisa sembarang loh. Khususnya buat kamu yang serius ingin mengembangkan instagram.

Nah, apakah kamu sendiri pernah bertanya-tanya? Konten apa seperti apa sih yang kira-kira bakal disukai audiens?

Masalah seperti ini bukan masalah yang di alami oleh kamu saja kok, tapi banyak orang yang ingin membuat konten di instagram juga mengalaminya, terutama bagi mereka yang baru memulai untuk mengembangkan instagram.

Salah satu tips yang bisa kamu terapkan adalah, dengan membaca data insight postingan kamu. Di data insight, kamu akan melihat mana konten yang menghasilkan Follow / Engagement paling tinggi. Kenapa melihat berdasarkan Engagement? Engagement sendiri kita dapatkan dari berapa unsur berikut :

Like + Komen + Share + Save 

Artinya kita bisa melihat seberapa suka audiens dengan konten-konten kita dari jumlah like, komen, share, maupun save. Baru dari sanalah kamu bisa membuat konten-konten yang serupa dengan konten yang memiliki engagement tertinggi.

Dari analisa saya, Follow / Engagement paling tinggi adalah konten-konten yang bisa langsung praktekkan dan contek oleh audiens, atau konten yang berisi hal-hal baru, dengan Headline bernuansa Curiosity / membuat orang penasaran.

Setelah kamu tau manakah konten kamu yang paling bagus Engagementnya, maka sebaiknya buatlah konten-konten dengan tipe seperti itu secara konsisten dan kamu cek kembali data insightnya secara berkala.

Terlihat sederhana dan simpel ya, tapi pada praktiknya kadang tidak berjalan mulus meskipun kita sudah mencoba membuat konten serupa dengan konten yang memiliki engagement paling tinggi, namun tetap saja tergantung dari banyak faktor yang mempengaruhi dan tentunya harus kamu pelajari. Setidaknya, akan sedikit lebih baik jika kita melihat data insight kita sebagai acuan untuk membuat atau memperbaiki konten instagram kamu.

Semoga bermanfaat dan semoga kamu dapat banyak insight ya. Semangat.

Kelas Instagram Organik

Open chat
Ada yang ingin ditanyakan?